Sabtu, 12 Desember 2015

Claudia Agettha Sari - 14150041- 1 PIK 1

Wahana di Dufan Aman atau Tidak?

Dunia Fantasi atau Dufan merupakan salah satu tempat rekreasi keluarga yang ramai dikunjungi saat liburan. Tapi taukah anda tentang keamanan wahana yang ada di Dufan?

Berekreasi bersama keluarga tentunya dapat terasa menyenangkan jika para orang tua mengetahui tentang keamanan dari tempat yang akan dikunjungi. Dengan begitu, rekreasi akan dapat terasa seru dan selalu ingin diulang kembali.

Salah satu tempat yang ramai dikunjungi adalah Dunia Fantasi atau yang biasa dikenal dengan Dufan. Dufan terletak di dalam Taman Impian Jaya Ancol. Pengunjung yang datang pun dari berbagai kalangan. Dari anak-anak hingga orang dewasa. Tempat yang strategis dan harga yang terjangkau serta promo-promo yang diberikan menjadikan Dufan sebagai tujuan rekreasi keluarga apalagi saat ini mendekati liburan Natal 2015 dan tahun baru. Selain itu, keamanan dari wahana-wahana yang ada di Dufan juga menjadi hal yang utama yang diperhatikan oleh para pengunjung.

https://www.ancol.com/id/destinasi/dunia-fantasi

Wahana yang tersedia di Dufan tidak semua dapat dinaiki oleh anak-anak. Contoh wahana yang dapat dinikmati oleh anak-anak yaitu Istana Boneka, Treasure Land, Alap-Alap, Rumah Jahil, Rumah Miring/Rango-Rango, Ubanga-Banga, Ice Age, Hello Kitty, Gajah Bledug, Bianglala, dan beberapa wahana lainnya. Dari beberapa wahana tersebut pun hanya boleh dinaiki oleh anak-anak dengan tinggi tertentu demi alasan keamanan. Contohnya wahana Ice Age yang hanya dapat dinaiki oleh anak-anak yang tingginya di atas 100 cm. “Kasusnya dulu pernah kecolongan. Jadi kayak anak kecil dibawah 100 cm bibirnya kena. Terbentur. Kejadiannya sekitar setahunan yang lalu,” ujar Arfian, operator dari wahana Ice Age. Kemudian keamanan yang dipakai dalam wahana Ice Age ini adalah pegangan yang terdapat di perahu.
Selain wahana Ice Age, wahana Gajah Beduk juga menjadi salah satu wahana yang disukai anak-anak. Tentunya wahana ini juga mempunyai peraturan untuk pengunjung yang ingin menaiki wahana tersebut. Satu gajah hanya boleh dinaiki oleh satu orang dewasa atau dua orang anak kecil karena faktor keamanan diukur dari segi bebannya. Menurut Tika, seorang operator dari wahana Gajah Bledug, keamanan yang digunakan adalah sebuah tali yang wajib digunakan oleh pengujung saat wahana dijalankan. Kemudian untuk kecepatan gajah sendiri pun tidak terlalu cepat sehingga aman untuk anak-anak. “Menurut saya aman. Gak takut anak saya,” ujar Laras, salah satu pengunjung yang menaiki wahana Gajah Bledug.

Beberapa wahana juga dapat menjadi sarana edukasi untuk anak-anak atau orang dewasa. Salah satunya adalah Treasure Land Temple of  Fire. Wahana ini berupa pertunjukan tentang seorang Arkeolog yang harus menyelamatkan harta karun suku Inca Maya di Temple of Fire. Pertunjukan tersebut juga dilengkapi dengan berbagai teknologi dan special effect seperti tembakan, ledakan, api, air dan bola batu raksasa. Keamanan dalam wahana ini juga diperhatikan. Tempat duduk pengunjung yang menonton terletak dibelakang garis kuning agar pengunjung tidak terlalu panas saat ada efek api. Dan juga pemberitahuan untuk pengunjung yang tidak ingin basah atau takut panas bisa duduk agak belakang. Wahana ini adalah salah satu cara untuk mengenalkan profesi arkeolog kepada pengunjung dan khususnya untuk anak-anak. 

https://www.ancol.com/id/destinasi/dunia-fantasi
Efek api saat pertunjukan Treasure Land Temple Of Fire
Selain wahana edukasi, ada juga wahana yang dapat memacu adrenalin. Wahana-wahana tersebut tentunya harus memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi. Tornado, Kora-Kora, Kicir-Kicir dan Histeria itulah beberapa wahana favorit yang mampu memacu adrenalin pengunjung. Wahana Tornado menggunakan mesin yang didatangkan langsung dari Italia dengan 3 faktor keamanan bertingkat yaitu safety belt, safety bar, dan sensor. Jika terjadi kejanggalan, maka permainan akan otomatis dihentikan. Pada tahun 2011, wahana ini pernah mengalami kemacetan selama 30 menit sehingga 15 pengunjung harus dievakuasi di udara dengan menggunakan tangga. Tapi karena pengamanan yang digunakan pengunjung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Dan wahana ini ditutup beberapa hari untuk perbaikan.
Wahana Hysteria adalah wahana baru yang menjadi salah satu wahana favorit bagi para pengunjung yang ingin uji nyali. Dilihat dari antrian panjang saat ingin menaiki wahana ini. Tentu saja keamanan di Hysteria ini pun tidak boleh mengecewakan para pengunjung. “Kita pertama menggunakan safety belt otomatis ya dari mesinnya sendiri. Itu sudah kekunci melalui uap angin. Jadi sudah pasti saat sudah dikunci dia gak mungkin terdorong terbuka,” ujar Hanuzah, operator dari wahana Hysteria.
Kicir-Kicir menjadi salah satu wahana favorit dan yang paling menantang di Dufan. Wahana ini akan membuat Anda di putar-putar di ketinggian 17 meter. Hanya pengunjung yang memiliki tinggi lebih dari 125 cm yang dapat mencoba wahana ini. Selain itu dari segi keamanan menggunakan pengaman seperti di wahana hysteria yang otomatis terkunci sehingga tidak akan terlepas saat kita sedang menaiki wahana tersebut.
Untuk keamanan wahana kora-kora, yang digunakan adalah besi yang otomatis turun menahan kaki kita agar kita tidak jatuh atau tetap di posisi kita duduk. Ibu Harmanah adalah salah satu pengunjung Dufan asal Manado yang menaiki wahana Kora-Kora.
“Sudah bagus tinggal pada saat di puncak itu sebaiknya badan kita itu mepet. Kalo kita kayak gitu kan kita udah kayak mau jatuh aja. Tapi udah bagus. Cuman tinggal itu. Kalau memang bisa. Tadi masih luas ya. Sehingga kita kayak gak begitu nyaman,” ujarnya.
Kemudian untuk meningkatkan kualitas keamanan yang ada di Dufan, semua wahana selalu dilakukan pemeriksaan rutin setiap harinya sebelum jam operasional. “Pengecekan rutin setiap hari. Setiap sebelum dimulainya wahana pasti dicek rutin sama maintenance. Biasanya jam 10 sudah buka. Tapi karena sedang ada trouble, jadi ditutup dulu,” ujar Wahid, operator dari wahana Happy Feet. Untuk wahana yang mengalami masalah, wahana tersebut akan ditutup untuk waktu tertentu dan akan dilakukan perbaikan.
Dufan telah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2009 sehingga keamanan-keamanan wahana yang ada di Dufan telah sesuai dengan standar nasional bahkan standar internasional. Dan menurut saya, wahana Dufan cukup aman walaupun terjadi beberapa kejadian. Dan pihak Dufan pun segera mengambil langkah untuk memperbaikinya.
Dan tidak hanya keamanan wahana, pihak Dufan juga memperhatikan keamanan lain di lingkungan sekitar Dufan seperti keamanan pengunjung. Disiapkan klinik untuk pengunjung dan juga satpam yang berpatroli selama jam operasional. Dan juga ada information center untuk membantu pengunjung.

Apakah Anda merasa aman saat menaiki wahana yang ada di Dufan?