Jakarta - Seorang lelaki
berjalan sambil membawa sekantong beras. Senyum tersemat di wajahnya sambil
memberikan kantong tersebut kepada seorang wanita paruh baya. Dengan
menggunakan kemeja putih dan celana hitam yang dilengkapi dengan sebuah peci di
atas kepalanya ia kemudian berjalan ke
lorong pasar dan menyalami para pedagang.
![]() |
| Jokowi ikut membagikan beras di Lebak, Banten |
"Sempat gak
percaya, apalagi ini Presiden loh, datang ke sini, ya kami tunggu lah pengen
ketemu langsung sama beliau," tutur Rusmiasih, warga Lebak, Banten. Warga
merasa antusias dan rela berdesak-desakan demi bersalaman dengan sang presiden.
Pemerintah daerah, kepolosian, dan TNI pun sangat senang menerima kehadirannya.
Pria kelahiran Surakarta,
21 Juni 1961 bernama lengkap Joko Widodo atau lebih akrab dipanggil Jokowi ini sempat
merasakan pahitnya kehidupan saat rumahnya tergusur hingga 3 kali. Rumah sekaligus
tempat usaha kayu ayahnya di daerah Cinderejo Lor, digusur dan dijadikan pusat
jasa travel. Tetapi ia tetap berusaha dan melanjutkan bisnis ayahnya.
Pada tahun 2005,
Jokowi memutuskan untuk mencalonkan diri menjadi Walikota Solo bersama wakilnya
F.X. Hadi Rudyatmo. Pada awalnya banyak yang meragukan kemampuannya menjadi
walikota, tetapi ia membuktikannya dengan membawa kemajuan di Solo dengan
meniru pengembangan kota-kota di Eropa.
Berkat pencapaian
pada periode sebelumnya, ia dipercaya kembali sebagai Wali Kota Solo dengan
suara melebihi 90%. Di bawah kepemimpinannya, bus Batik Solo Trans
diperkenalkan, berbagai kawasan seperti Jalan Slamet Riyadi dan Ngarsopuro
diremajakan, dan Solo menjadi tuan rumah berbagai acara internasional.
Dengan kepemimpinannya
yang merubah Solo, kemudian pada tahun 2012, Jokowi dicalonkan menjadi Gubernur
DKI Jakarta. Ia kembali maju dengan Ahok sebagai wakil gubernur. Baju
kotak-kotak dan salam dua jari menjadi ciri khas dari kandidat ini. Walaupun
melewati perlawanan yang sengit, tetapi Jokowi berhasil menjadi gubernur.
Setelah
menjadi Gubernur Jakarta, banyak “gebrakan” yang menarik perhatian. Contohnya
yaitu Kampung Deret, Kartu Jakarta Sehat, dan
Kartu Jakarta Pintar. Dengan kebijakannya tersebut, tentunya
meningkatkan popularitasnya sebagai gubernur berprestasi. Dari
kepopularitasannya tersebut, Ia ditunjuk untuk menjadi presiden walaupun belum
masa akhir jabatan.
![]() |
| Penghargaan dari Fortune Magazine |
Claudia Agettha Sari - 14150041- 3 PIK 5


Tidak ada komentar:
Posting Komentar