Sabtu, 28 April 2018

TUGAS LATIHAN 10

Claudia Agettha Sari
14150041

Mengenal Pelaku Film dari Dekat

Tahun ketiga Communication Summit yang diadakan oleh prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia ditutup dengan istimewa. Acara Seminar Nasional adalah akhir dari rangkaian acara yang sudah berlangsung dari 20-26 April. Dengan mengangkat tema “Film Indonesia Layaknya Mahakarya”, acara ini mengundang pelaku film di Indonesia, yaitu aktor Brandon Salim dan Sutradara Ginanti Rona.

Pembicara Brandon Salim dan Ginanti Rona
Ginanti Rona adalah seorang sutradara perempuan yang memulai kariernya di film Rumah Dara pada 2010. Awalnya ia hanya menjadi asisten sutradara. Karena kemampuannya dan keahliannya, ia dikenalkan kepada beberapa sutradara film dan akhirnya diajak untuk menjadi asisten sutradara dalam film The Raid dan The Raid 2. Hal tersebut yang membuat ia mempunya prinsip bahwa work ethics dan relasi itu penting.

“Awalnya harus punya passion untuk jadi film maker”, ungkap Ginanti Rona. Berawal dari menonton film Jurrasic Park bersama orang tuanya di Aceh, ia mulai memiliki rasa ingin tahu bagaimana cara pembuatan film. Itulah yang memutuskannya untuk berkuliah di Institut Kesenian Jakarta jurusan film dan televisi.

Menurutnya, sebuah film tidak hanya terpaku pada genre, tetapi yang paling penting adalah menciptakan sebuah karakter unik yang ada di dalam sebuah film. Berawal dari ide yang dibuat menjadi sinopsis lalu dikembangkan menjadi skenario. Tentu harus ada riset dan tujuan yang kuat untuk membuatnya.

Seiring perkembangan waktu, Ginanti Rona sudah menjadi sutradara untuk film Midnight Show yang dirilis pada 14 Januari 2016 lalu. Dan saat ini, ia sedang menggarap film Anak Hoki yang menceritakan tentang perjalanan hidup dari Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Selain Ginanti Rona, aktor Brandon Salim juga hadir menjadi pembicara untuk Seminar Nasional ini. Mengawali karir di bidang musik, tidak membatasi dirinya untuk terjun di bidang peran. Dengan dorongan orang tua, ia berusaha untuk mencoba bidang tersebut. Heartbeat adalah film pertama yang dibintangi oleh Brandon.

“Kalau mau sukses harus fleksibel”, ujar Brandon. Menurutnya, multitalent adalah salah satu kunci dari keberhasilan. Kita harus bisa menyesuaikan dengan keadaan yang ada. Brandon mengungkapkan bahwa ia dapat menjadi penyanyi, MC, dan aktor. Itulah yang membuatnya semakin terkenal dan dapat bertahan di bidang tersebut.

Dengan dipimpin oleh moderator dari Dosen Univeritas Bunda Mulia, Nico Setiawan Susilo dan Fanty Pratiwi Meita, kegiatan seminar ini menjadi semakin menarik. Selain itu, acara juga diisi oleh beberapa UKM seperti UKM Vou dan Dance yang menambah kemeriahan acara penutupan Commit yang diadakan di TUGA UBM.

Kemudian acara ditutup dengan penyerahan token of appreciation kepada para pembicara dan moderator serta diikuti dengan pengumuman pemenang lomba yang sudah dilaksanakan sebelumnya yaitu dari kompetisi radio yang diadakan oleh Klub Biems Radio dan Future Newscaster yang diadakan oleh Newscaster Club.

Penyerahan Token of Appreciation

Tidak ada komentar:

Posting Komentar